Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang Proses Hijrah saya. Saya adalah seorang mahasiswi semester awal pada salah satu Universitas Negeri di Sulawesi. Saat masih duduk di bangku SMA,penampilan saya masih sangat jauh untuk dikatakan sebagai seorang muslimah yang syar'i. Memang,saya sudah memakai hijab sejak masih SD tapi hijab yang saya kenakan masih jauh dari kata SYAR'I. Terkadang masih dengan menggunakan hijab yang menerawang,hijab yang dililit,diikat,punuk unta,dan menggunakan skinny jeans atau kalau di kota saya disebut dengan 'Celana Botol'(Hahaha mungkin karena bentuknya yang seperti botol,dibagian paha lebar tetapi dibagian betis subhanallah ketat XD)
Orang tua saya sebenarnya melarang saya menggunakan skinny jeans karena celana tersebut membuat kita kaum wanita seperti berpakaian tapi telanjang,memberi lekukan dibagian bokong dan membuat bentuk kaki kita keliatan sepenuhnya. Dan kebiasaan mengenakan skinny jeans itu benar benar saya hentikan ketika saya akan masuk ke bangku kuliah. Entah kenapa saya merasa sudah malas mengenakan celana tersebut,mungkin karena saya melihat kakak saya yang sudah duluan 'Hijrah' dan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan pakaian yang ketat. Tetapi inilah hidayah dari Allah SWT,hidayah Allah memang datang dari segala penjuru yang tidak terduga-duga. Saya sangat bersyukur,sekarang saya sudah mengenakan pakaian yang InsyaAllah bisa dibilang syar'i,sekarang saya tidak lagi mengenakan hijab yang dililit tetapi hijab yang diulur hingga menutupi dada,sekarang saya tidak lagi menggunakan celana yang memberi lekukan pada kaki tetapi Alhamdulillah sekarang saya telah menggunakan rok ataupun baju gamis. Saya sangat bersyukur sekaligus bahagia,Allah telah menegurku dan memperbaiki jalanku dengan caranya yang tak diduga-duga. Padahal dulu,saya sangat tidak ada niatan untuk menggunakan gamis ataupun hijab yang menutupi dada,panaslah,gerahlah,kayak ibu ibu lah,pokoknya sangat banyak bisikan setan yang membuat saya enggan memperbaiki cara berpakaian saya. Semoga saya masih tetap istiqomah agar hijab yang saya kenakan dapat seutuhnya saya jaga agar tetap sepadan dengan apa yang diajarkan oleh Nabi dan Para sahabatnya. AAMIIN :)
Dan semoga teman-teman sekalian yang belum mengenakan pakaian dan hijab yang syar'i dapat pelan pelan mengubah arah fashionnya ke arah fashion muslimah. Ingat! Hijabnya DIULUR menutupi dada,bukan diikat hingga nampaklah lekukan dada :) AAMIIN :)
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang Proses Hijrah saya. Saya adalah seorang mahasiswi semester awal pada salah satu Universitas Negeri di Sulawesi. Saat masih duduk di bangku SMA,penampilan saya masih sangat jauh untuk dikatakan sebagai seorang muslimah yang syar'i. Memang,saya sudah memakai hijab sejak masih SD tapi hijab yang saya kenakan masih jauh dari kata SYAR'I. Terkadang masih dengan menggunakan hijab yang menerawang,hijab yang dililit,diikat,punuk unta,dan menggunakan skinny jeans atau kalau di kota saya disebut dengan 'Celana Botol'(Hahaha mungkin karena bentuknya yang seperti botol,dibagian paha lebar tetapi dibagian betis subhanallah ketat XD)
Orang tua saya sebenarnya melarang saya menggunakan skinny jeans karena celana tersebut membuat kita kaum wanita seperti berpakaian tapi telanjang,memberi lekukan dibagian bokong dan membuat bentuk kaki kita keliatan sepenuhnya. Dan kebiasaan mengenakan skinny jeans itu benar benar saya hentikan ketika saya akan masuk ke bangku kuliah. Entah kenapa saya merasa sudah malas mengenakan celana tersebut,mungkin karena saya melihat kakak saya yang sudah duluan 'Hijrah' dan memutuskan untuk tidak lagi menggunakan pakaian yang ketat. Tetapi inilah hidayah dari Allah SWT,hidayah Allah memang datang dari segala penjuru yang tidak terduga-duga. Saya sangat bersyukur,sekarang saya sudah mengenakan pakaian yang InsyaAllah bisa dibilang syar'i,sekarang saya tidak lagi mengenakan hijab yang dililit tetapi hijab yang diulur hingga menutupi dada,sekarang saya tidak lagi menggunakan celana yang memberi lekukan pada kaki tetapi Alhamdulillah sekarang saya telah menggunakan rok ataupun baju gamis. Saya sangat bersyukur sekaligus bahagia,Allah telah menegurku dan memperbaiki jalanku dengan caranya yang tak diduga-duga. Padahal dulu,saya sangat tidak ada niatan untuk menggunakan gamis ataupun hijab yang menutupi dada,panaslah,gerahlah,kayak ibu ibu lah,pokoknya sangat banyak bisikan setan yang membuat saya enggan memperbaiki cara berpakaian saya. Semoga saya masih tetap istiqomah agar hijab yang saya kenakan dapat seutuhnya saya jaga agar tetap sepadan dengan apa yang diajarkan oleh Nabi dan Para sahabatnya. AAMIIN :)
Dan semoga teman-teman sekalian yang belum mengenakan pakaian dan hijab yang syar'i dapat pelan pelan mengubah arah fashionnya ke arah fashion muslimah. Ingat! Hijabnya DIULUR menutupi dada,bukan diikat hingga nampaklah lekukan dada :) AAMIIN :)
Comments
Post a Comment